Kelas : XI TJKT II
Absen : 28
Laporan Praktik Kerja
Mengkonfigurasi Switch pada Jaringan
1. Latar Belakang
Switch adalah perangkat penting dalam jaringan lokal (LAN) yang berfungsi menghubungkan berbagai perangkat, seperti komputer, printer, dan server. Konfigurasi yang tepat memastikan pengelolaan data lebih efisien dan komunikasi antar perangkat berjalan tanpa hambatan. Salah satu fitur penting pada switch adalah VLAN (Virtual LAN), yang memungkinkan pembagian jaringan menjadi beberapa segmen logis untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi.
2. Tujuan Praktik
- Menguasai dasar-dasar konfigurasi switch manageable.
- Mampu membuat dan mengatur VLAN pada switch.
- Memahami pengelolaan jaringan dengan fitur VLAN.
3. Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
- Gunakan perangkat listrik dengan hati-hati untuk menghindari risiko korsleting.
- Pastikan semua kabel UTP terhubung dengan benar dan tidak longgar.
- Ikuti prosedur konfigurasi yang telah disediakan untuk mencegah kesalahan pengaturan.
4. Alat dan Bahan
- Switch manageable.
- Kabel UTP dan konektor RJ45.
- Laptop/PC dengan aplikasi terminal (contoh: PuTTY atau Tera Term).
5. Langkah Kerja
1. Hubungkan Switch ke Laptop
- Sambungkan kabel console dari switch ke port serial/USB pada laptop.
- Pastikan koneksi stabil dan peralatan siap digunakan.
2. Buka Aplikasi Terminal
- Gunakan aplikasi terminal seperti PuTTY untuk mengakses switch.
- Pilih Serial Connection dan masukkan port COM yang sesuai (misal, COM3).
- Login ke switch menggunakan username dan password default.
3. Atur IP Address (Jika Diperlukan)
• Masukkan mode konfigurasi dengan perintah:
- enable
- configure terminal
• Atur IP address untuk switch, contoh:
- interface vlan 1
- ip address 192.168.1.1 255.255.255.0
- no shutdown
- exit
4. Buat VLAN Baru
• Masuk ke mode konfigurasi VLAN:
- vlan database
• Buat VLAN baru, misalnya VLAN 10:
- vlan 10
- name VLAN_Sales
- exit
5. Assign Port ke VLAN
• Pilih port yang akan ditetapkan ke VLAN, contoh port 1:
- interface fastethernet 0/1
- switchport mode access
- switchport access vlan 10
- exit
6. Simpan Konfigurasi
• Simpan semua konfigurasi dengan perintah:
- write memory
7. Uji Konektivitas Antar Perangkat
Pastikan perangkat yang berada di VLAN yang sama dapat saling berkomunikasi dengan menggunakan perintah ping.
6. Pengujian/Kesimpulan
Pengujian:
Gunakan perintah ping antar perangkat dalam VLAN untuk memastikan koneksi berhasil.
Contoh:
ping 192.168.1.2
Jika perangkat berhasil saling terhubung, maka konfigurasi VLAN telah berhasil.
Kesimpulan:
- Konfigurasi switch berhasil dilakukan dengan membangun VLAN untuk mengelompokkan perangkat.
- VLAN membantu meningkatkan keamanan dan efisiensi jaringan dengan membatasi broadcast domain.
- Hasil menunjukkan perangkat dalam VLAN yang sama dapat saling terhubung, sedangkan perangkat di VLAN berbeda tidak dapat saling berkomunikasi tanpa routing.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar