Senin, 20 Januari 2025

Laporan Praktik Kerja Jobsheet (4)

Nama : Muhammad Fahmi Rizal Nurhidayat
Kelas : XI TJKT II
Absen : 28

Laporan Praktik Kerja

Mengkonfigurasi Routing pada Perangkat Jaringan Antar Autonomous System

1. Latar Belakang
Routing antar Autonomous System (AS) dilakukan menggunakan protokol routing eksterior seperti BGP (Border Gateway Protocol). Konfigurasi ini memungkinkan pertukaran informasi routing antara jaringan yang dikelola oleh penyedia layanan atau organisasi yang berbeda. Dengan menggunakan BGP, jalur komunikasi dapat dioptimalkan untuk mendukung kebutuhan trafik data yang efisien dan stabil.

2. Tujuan Praktek
- Memahami konsep dasar routing antar Autonomous System.
- Mengimplementasikan protokol BGP pada perangkat jaringan.
- Memastikan komunikasi antar Autonomous System berjalan tanpa gangguan.

3. Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
- Pastikan setiap Autonomous System memiliki nomor AS yang unik untuk menghindari konflik.
- Hindari kesalahan konfigurasi yang dapat menyebabkan looping jaringan.
- Gunakan perangkat dengan konfigurasi awal yang bersih untuk mempermudah proses konfigurasi.

4. Alat dan Bahan
- Router (minimal 2 unit).
- Kabel UTP dan konektor RJ45.
- Laptop/PC dengan aplikasi terminal seperti PuTTY.

5. Langkah Kerja
1. Hubungkan Router Antar Autonomous System
- Sambungkan interface router dari dua Autonomous System menggunakan kabel UTP.
- Pastikan koneksi fisik stabil dan peralatan terhubung dengan benar.
2. Konfigurasi IP Address pada Interface Antar Router
• Masuk ke mode konfigurasi router:
- enable  
- configure terminal
• Atur IP address pada interface antar router, contoh:
- interface fastethernet 0/0  
- ip address 192.168.1.1 255.255.255.252  
- no shutdown  
- exit
- Ulangi langkah ini pada router lain dengan IP address berbeda (contoh: 192.168.1.2).
3. Aktifkan BGP pada Setiap Router
• Masukkan mode konfigurasi BGP dengan nomor Autonomous System (AS):
- router bgp 100
• Tentukan router tetangga (neighbor) dengan perintah:
- neighbor 192.168.1.2 remote-as 200
- (Ulangi perintah ini pada router tetangga dengan remote AS yang sesuai).
4. Pertukaran Jalur Antar Autonomous System
• Tambahkan jaringan yang akan dirouting menggunakan BGP:
- network 10.1.1.0 mask 255.255.255.0
5. Verifikasi Tabel BGP
• Periksa tabel BGP untuk memastikan informasi jalur telah diterima:
- show ip bgp
6. Uji Konektivitas Antar Autonomous System
• Gunakan perintah ping untuk menguji konektivitas antar jaringan, contoh:
- ping 10.1.1.1

6. Pengujian/Kesimpulan
Pengujian:
- Lakukan pengujian konektivitas antar jaringan di masing-masing Autonomous System menggunakan perintah ping.
- Gunakan perintah tambahan seperti traceroute untuk memastikan jalur data melewati jaringan yang diinginkan.
Kesimpulan:
- Protokol BGP berhasil dikonfigurasi untuk pertukaran jalur antar Autonomous System.
- Router dalam AS yang berbeda dapat saling berkomunikasi sesuai jalur yang ditentukan.
- Hasil menunjukkan bahwa BGP adalah protokol yang andal untuk mengelola routing antar jaringan yang berbeda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

T.42 Static NAT (One-to-One)

Nama : Muhammad Fahmi Rizal Nurhidayat Kelas : XI TJKT 2 Absen : 28 Static NAT (One-to-One) Teori Dasar : Teori Dasar Static NAT :  Sebuah j...